Ia Bersandar Dalam Tengadah
Ia Bersandar Dalam Tengadah
Wajah-wajah sayu itu…
duduk tengadah di gerbang-gerbang utama
terdiam ringkih dalam balutan usia yang mulai menua
mereka….
mempertahankan setiap aliran nafas
dengan bergantung pada tangan-tangan derma
saat tangan-tangan itu terus bersambut
di atas tangan-tangan mereka
maka tarikan nafas itupun sejenak mampu bertahan
dengan kehendak-Nya
namun, saat kosong dalam tengadahnya
ia pun tak berdaya atas segalanya
pasrah…..
10 Agustus 2008
















tetapi hidup terus berjalan…..
>>Dan biarkan ia terus berjalan, mengikuti aliran air sungai.
semoga kehidupan ini lebih bermanfaat….
>>Amin..ya Robbal ‘alamin.
antum sering merangkai kata akhi Muslim…
teruskan ya!
Tapi jangan lupa menuntut ilmu juga, ngaji kepada para asatidz yang berilmu. semoga kita diberikan hidayah-Nya selalu.
>>Insyaallah Akh, do’anya agar diri ini senantiasa dilapangkan oleh Allah tuk semangat menuntut ilmu.
subhanallah !!!
umur boleh terus lanjut tapi semangat tetep berkobar !!
>>So, keep your spirit guys!!!
bukan begitu?
hidup yang sekali ini harus bermanfaat.
>>Yup, setuju. hidup ini kudu diisi dengan sesuatu yang bermanfaat
Ketika umat manusia berbondong-bondong mencari cinta ILLAHI..sesungguhnya di jiwa-jiwa yang menahan lapar , ditangan-tangan yang mengadah..cinta ALLAH hadir dan bersemayam.
>>Sungguh beruntung mereka yang didalam hati mereka, cinta Allah senantiasa hadir dan bersemayam.
semoga kita salah satunya.
Subhanallah
dalam
>>Apanya yang dalem mas Achoey?he..he…
biasa saja kok mas. malah coretan sampean yang saya kira benar-benar dalam dan berisi.
assalam…
kenapa aku gak bisa bikin puisi yang bagus yah??
>>jangan bilang tidak bisa mas, cukup katakan “belum bisa”. karena untuk bisa itu masih terbuka lebar, jika kita terus berusaha dan sabar.
tapi saya yakin kok sebenarnya mas Yakhanu bisa. hanya mungkin belum mau mencoba saja.
>>Amin, Insyaallah. dan kita ikhlas karenaNya.
pasrah..?
hidup penuh perjuangan
rencanakanlah hari ini untuk esok
janganlah bersembunyi dalam bayangan
tampillah dengan gagah berani dan jangan kapok
salam.
kadang apa yang kita anggap penting ternyata hanya hal-hal kecil
kadang kita kekanak-kanakan
saat mengatakan kita orang2 dewasa
Salam
Baiknya seorang muslim mencintai kematian layaknya orang kafir mencintai kehidupan *Oh bisakah? *
Nice poetry!
Mengarungi samudera kehidupan, kita ibarat pr pengembara.
Hidup ini adalah perjuangan.
Tiada masa tuk berpangku tangan.
yakinlah
ketidak berdayaanmu adalah
cara berdekatan dengan penciptamu
karena pasti
tengadahmu
adalah keterpaksaan yang engkaupun tak harapkan
>>Subhanallah….
tiada ku bisa berkata-kata yang begitu menyejukkan seperti yang bapak ungkapkan.
semoga Allah mengampuni dosa-dosa ini.