Beranda > catatan kecil > I’m lost…..

I’m lost…..


TeRSeSaTpenunjuk arah

Siapa sangka lilin kecil itu begitu cepat melalap habis tubuhnya. Sehingga gelap untukku sekedar mencuri pandang. Makhluk-makhluk kecil itu seperti gumpalan mendung dimalam hari. Aku tak tahu di mana aku telah menaruh mutiara itu. Semua menjadi serba sulit. Di depanku seribu tiang penunjuk menawarkan jasanya. Dan aku tak tahu jalan mana yang hendak aku tuju.

Categories: catatan kecil Tag:, , ,
  1. Oktober 20, 2009 pukul 10:26 am | #1

    Semoga bisa menemukan jalan terbaik..

  2. Oktober 20, 2009 pukul 10:27 am | #3

    Uppsss…. Pertamax…

  3. Oktober 21, 2009 pukul 4:59 am | #4

    semoga tidak benar-benar tersesat

  4. Oktober 21, 2009 pukul 6:07 am | #6

    mungkin salahku menghapus jejak, sehingga mutiara tak tahu rimbanya..

  5. harumhutan
    Oktober 21, 2009 pukul 7:01 am | #8

    pake senter ajah :D

    selalu ada jalan keluar meski berada dalam 9eLap..
    percayalah bahwa DIA akan membimbin9mu keluar untuk mencari jalannya… :)

  6. Oktober 21, 2009 pukul 11:01 am | #10

    Assalaamu’alaikum

    Jalan itu ada dalam diri anda. Maka pilihlah dengan mata hati kerana dengan hati yang dihuni naluri… kecerahannya akan terbongkar walau duduk diruang paling gelap kerana di situlah terletaknya cahaya keimanan. Terima kasih atas kunjungan ke laman saya. Tulisannya mantap walau ringkas. Salam mesra dari Malaysia.

    • Oktober 22, 2009 pukul 5:27 am | #11

      wa’alaikumsalam bu Siti Fatimah,
      terima kasih atas nasihat indahnya. semoga pribadi ini segera mampu keluar dari ruang gelap itu. salam mesra pula dari ahsin di INdonesia.

  7. Oktober 22, 2009 pukul 10:08 am | #12

    ikuti kata hati..
    semoga Allah selalu membimbing kita semua menuju ke jalan yang di ridhoi NYA..

  8. Oktober 22, 2009 pukul 12:37 pm | #14

    salam ….walaupun dalam kegelapan semoga selalu mendapatkan tuntunan

    • Oktober 23, 2009 pukul 4:36 am | #15

      amin, inilah salah satu keuntungan ahsin bersahabat dengan para blogger di dunia maya, ilmu dan do’a senantiasa mengalir. terima kasih tak terkira.
      salam persaudaraan….

  9. Oktober 22, 2009 pukul 2:14 pm | #16

    blue doakan ada jalan yang sangat baik
    salam hangat selalu

    selamat malam

  10. Oktober 23, 2009 pukul 11:39 pm | #18

    Begitu banyak pilihan namun begitu sedikit informasi yang kita terima, akhirnya sulit menentukan arah tujuan… Ini yang bisa saya tangkap…
    Salam Semangat selalu
    http://garasiusaha.wordpress.com/

  11. Oktober 25, 2009 pukul 3:56 am | #19

    dengan kepekaan, semoga cahaya dr mata hati akan dapat menunjukkan jalan yg tdk lagi menyesatkan.
    Salam.

  12. Oktober 26, 2009 pukul 11:31 pm | #20

    pagi…..
    pa cabarnya y
    salam hangat selalu

  13. Oktober 28, 2009 pukul 6:31 am | #21

    Assalamu’alaikum,
    Mohon petunjuk Allah, karena hanya Dia yang Maha Tahu segalanya dan bisa menunjuki kita jalan yang di ridhai-Nya. (Dewi Yana)

  14. Oktober 28, 2009 pukul 11:43 pm | #22

    Assalaamu’alaikum

    Singgah sebentar bertanya khabar? Mudahan jalan keluarnya sudah ditemui setelah sekian lama mencari. Salam mesra.

  15. putirenobaiak
    Oktober 29, 2009 pukul 5:00 am | #23

    walau lilin itu padam, ada sumber cahaya abadi, di kalbu, dariNYA

    salam kenal ya sahabat, makasih sudah berkunjung…maaf nih baru kemari :)

  16. November 2, 2009 pukul 4:23 pm | #24

    selamat malam bag
    selalu menunggu post berikutnya
    salam hangat selalu

  17. November 3, 2009 pukul 2:20 am | #25

    Assalamu’alaikum,
    Semoga Mbak segera menemukan petunjuk jalan dari Allah, amin

  18. harumhutan
    November 5, 2009 pukul 3:34 am | #26

    belum menemukannyakah??
    ya Rabb,beri ia petunjukMU,keluarkan ia dari ruan9 9elapMU..
    beri pencerahan untuknya,beri yan9 terbaik a9ar ia tidak tersesat la9i..,amin…

    nanti klu da ketemu kasih kabar yaa :)

  19. November 6, 2009 pukul 12:53 pm | #27

    hampir sama dengan sesatku
    saat tak satu pun telunjuk mampu menyentuh hatiku
    hanya harap yang tetap tersingkap
    Tuhan tolon diriku

    Sobat, kita saling bersua :)

  20. November 6, 2009 pukul 12:54 pm | #28

    hampir sama dengan sesatku
    saat tak satu pun telunjuk mampu menyentuh hatiku
    hanya harap yang tetap tersingkap
    Tuhan tolong diriku

    Sobat, kita saling bersua :)

  1. Belum ada trackback.
Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.