Ekspresikan dirimu dalam Puisi

Standar

Ekspresikan dirimu dalam puisi

Puisi adalah satu dari sekian banyak cara tuk mengekspresikan hati seseorang tentang sesuatu yang ia alami atau sekedar ia dengar. Dengan puisi sesuatu yang kita rasakan dapat dirasa pula oleh orang lain. Dan itulah yang coba saya lakukan, dengan menuliskan perasaan saya dalam bentuk sebuah puisi, saya ingin berbagi rasa kepada saudara semua, baik dalam kebahagiaan maupun dalam kesulitan yang terkadang menimbulkan keputusasaan. Puisi-puisi ini adalah bentuk ekspresi diri saya dalam mengarungi samudra hidup yang tak selamanya berakhir mulus. Halang-rintang kehidupan adalah menu setiap hari bagi seseorang yang ingin meretas kehidupan yang sukses.

PERTANYAAN TERBURUK

sanubariku menutup rapat tiada terucap

barisan kata mengendap

angin tak mungkin tahu

mereka terperangkap dalam ketakutan

sampai perlahan menguap juga

tak ada gores sajak

melintas dalam ketiadaan, sia-sia

Boyolali, 6 Juli 2007

SENJA DI PEMAKAMAN

sore ini dia sedang menerima tamu

kali ini seorang anak kecil

ia tersenyum malu

di junjung di atas keranda hijau

diarak menuju peraduan kedua

ia seperti raja pewaris tahta

namun mengapa puluhan pengantar tampak tenggelam dalam duka?

sedang sang anak tersenyum bahagia

menunggu penempatan berikutnya

dengan nyanyian senja yang mengiringi kepergiannya

menunggu sesi penobatannya

menjadi pelayan raja

namun ia bahagia karena yang dilayaninya adalah penghuni surga.

Sambiroto, 29 Januari 2007

PELAYARAN BUTA

aku lelah menyusuri samudra luka

terombang ambing di tengah lautan hina

dengan pelayaran tak berpeta

hanya sebongkah perahu tua yang angkuh

dan perbekalan yang meraip

ditelan oleh tinta-tinta dusta

meluap menjadi dosa

aku ingin segera melabuh menepi

di pelabuhan surgawi

namun kemana aku harus mengayuh

karena aku tak tahu arah

kompas jiwaku telah hilang melayang

Sambiroto, 1 Februari 2007

REKAAT CINTA

kuhamparkan sajadah cinta

tuk merangkai rekaat panjang petang

walau kulit tersayat-sayat

oleh angin dari celah dinding tua

aku telanjur khusyu’ memadu rindu

“ it’s so beautiful”

setiap gerakan ku angkat senandung

sebagai bukti kedahsyatan cinta

antara aku dan Dia

Tanah Allah, 3 Juni 2007

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s