Who am I ?

Standar

Who am I ?

2294519713.jpg“Siapa sih sebenarnya saya ini?” lho kok!! Mungkinkah ada yang salah dengan pertanyaan ini? Saya rasa tidak ada yang salah dengan pertanyaan di atas. Pertanyaan di atas pada dasarnya di tujukan dalam rangka pengenalan diri. Saudara yakin? Setelah sekian lama hidup didunia masihkah kita perlu melakukan pengenalan diri? Ya, tentu, karena pengenalan diri itu sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena mereka tak benar-benar mengenal diri mereka. Bukankah orang yang sukses adalah orang yang tahu benar siapa dirinya. Dari proses pengenalan diri inilah kita akan mengetahui kepribadian , potensi, kelebihan, kekurangan dan tentunya tahu apa yang kita butuhkan. Ada yang mengatakan, jika seseorang ingin menaklukkan gunung yang tinggi , maka ia haruslah terlebih dahulu menaklukan diri mereka, bagaimana caranya? yaitu dengan mengatasi ketakutan dan memiliki mental yang kuat, dan hal ini bisa diperoleh dengan pengenalan diri. Mengetahui seluk beluk dari gunung  juga memiliki nilai plus dalam upaya menaklukannya, dengan demikian segala hambatan dan halang rintang dapat diselesaikan dengan baik dan akhirnya ia benar-benar dapat menaklukan gunung tersebut. Sama halnya dengan kita, jika kita menginginkan kehidupan yang bahagia, kita meski mengenal siapa diri kita.

Ahli strategi perang Cina yang terkenal-Sun Tzu- mengatakan, jika seseorang mengenal dirinya dan musuhnya secara mendalam,  niscaya ia berada di jalan menuju kemenangan pada setiap pertempuran. Kalau ia mengenal dirinya tapi tidak mengenal musuhnya, maka ia mempunyai peluang yang sama dengan musuhnya untuk menang atau kalah, dan jika ia tidak mengenal dirinya, pun musuhnya, maka kekalahan benar-benar akan selalu mengintainya dalam setiap peperangan. Nah, nasehat di atas bisa menjadi gambaran betapa pentingnya pengenalan diri bagi kelangsungan hidup yang berkualitas.

Setelah kita mengetahui pentingnya pengenalan diri. Selanjutnya apa saja yang perlu kita kenal dari diri kita? Apakah bentuk wajah ? Mata ? Hidung? Atau bahkan warna rambut ?. Ya, itu memang wajib kita kenal, hanya dengan melihat cermin, kita akan mengetahui bagaiman bentuk fisik kita. Tapi yang dimaksud disini bukanlah bentuk fisik atau rupa , melainkan bagaimana sifat , gambaran pribadi serta karakter kita. Kalau kita sudah mengenalnya tentu akan lebih mudah bagi kita untuk menjalani hidup ini dibanding mereka yang tidak pernah mengenal dirinya. Ini disebabkan karena ia benar-benar tahu apa yang mesti dibutuhkan dalam hidupnya.

Selain itu pengenalan diri juga akan memberikan pengetahuan lebih tentang segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kita.. Dengan demikian kita akan lebih mudah dalam mencari solusi atau paling tidak meminimalisir segala sesuatu yang mampu menimbulkan beban dalam diri . Bukankah agama telah memerintahkan manusia agar meninggalkan segala sesuatu yang menimbulkan beban pikiran, yang menyebabkan hidup menjadi tidak tenang.

Satu lagi manfaat  yang bisa di peroleh dari pengenalan diri adalah mampu menjadi manusia yang unggul, yang senantiasa melakukan perbaikan diri dan menggali potensi yang dimiliki, sehingga dari hari ke hari hidup akan lebih berkualitas. Ketika seseorang mengetahui berbagai kekurangannya maka ia akan berusaha untuk memperbaiki diri, membuat diri menjadi lebih baik sehingga ia menjadi orang yang berkualitas dan mampu memberi manfaat bagi semua, tak hanya di mata sesama tetapi juga di mata Allah. Lalu, bagaimana hubungan antara potensi dengan pengenalan diri? Baiklah, seseorang akan lebih mudah berkembang jika ia mengetahui apa potensinya. Apa bakat yang ia miliki. Hingga pada akhirnya, dalam dirinya kesuksesan akan bermuara. Tentunya harus disertai dengan ikhtiar dan tawakal serta yang tak kalah penting adalah Do’a. yang menjadi jembatan untuk menggapai ridho dari Allah SWT. Amin. Nah. mulai dari sekarang cobalah untuk mengenali siapa sebenarnya diri kita.

Bagaimana cara mengenal diri?

Ada banyak cara yang bisa di tempuh agar kita mengenal diri kita, salah satunya adalah: dengan melakukan introspeksi. Ya instropeksi. Ini adalah cara yang mendasar dalam mengenal diri. Introspeksi bertujuan tuk melakukan pembenahan diri, bisa dengan perenungan atau dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Semisal, Apa yang telah kita lakukan hari ini?, Apakah ada yang bermanfaat atau malah semua yang kita lakukan adalah kesia-siaan belaka? Apa ada kemajuan dalam pengembangan diri? Dan lain sebagainya. Selain itu,  kita juga kudu berani tuk mengakui kekurangan yang ada pada diri kita dan dan tak segan-segan mengakui aib kita sehingga dapat selalu berbenah diri. Pengalaman hidup juga bisa menjadi media tuk semakin mengenal diri. Lewat kesuksesan dan kegagalan yang pernah kita alami, kita bisa mengenal diri sendiri. Penyebab kegagalan bisa kita telaah kembali dan tentunya bias mencegah sepaya dimasa depan kegagalan serupa tidak terulang lagi. Begitu pula dengan kesuksesan, identifikasi kesuksesan, bahwa kesuksesan kita adalah hasil dari  kerja keras kita, jerih payah kita dalam mencapai kesuksesan, dan selanjutnya kita bisa memakai cara itu untuk mencapai kesuksesan yang lebih, yaitu kesuksesan tanpa batas.

Akhirnya, semua proses pengenalan diri ini membawa kita pada suatu tujuan pokok dalam hidup yang di butuhkan setiap orang, yaitu kebahagian hidup. Dan kebahagian adalah cermin dari kesuksesan. Dengan demikian pengenalan diri adalah langkah menuju kesuksesan diri yang hakiki.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s