‘WAHYU CINTA’ MIRZA GHULAM AHMAD


‘WAHYU CINTA’ MIRZA GHULAM AHMAD

Panjang lebar Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad menulis biografi Mirza Ghulam Ahmad (MGA) dalam Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad. Namun, di buku berjudul asli Sirat Masih Mau’ud as itu, Bashiruddin yang juga khalifatul masih II tak mencantumkan secuil pun fakta kisah cinta ayahnya.

Ada 88 kitab- termasuk Tadzkirah-yang dikarang MGA, yang diantaranya merekam ‘wahyu-wahyu’ yang menjadi saksi kegagalan cinta MGA. Tapi, bagaimana bisa meleset? Bukankah MGA adalah nabi, rasul, almasih, almahdi, krishna, brahman avatar , titisan nabi-nabi sejak adam, mujaddid, imam zaman, dan lain-lain?

Continue reading ‘WAHYU CINTA’ MIRZA GHULAM AHMAD

Advertisement