MY BEST FRIENDS

Standar

MY BEST FRIENDS

xbonnell6_1152

Tidak terasa, sudah 16 tahun lebih saya menjalin persahabatan dengannya. 16 tahun tentu bukanlah waktu yang singkat untuk sebuah persahabatan. Lebih-lebih selama itu pula saya tinggal satu rumah dengannya, satu kamar malah. Seikat kisah yang tak bisa dianggap remeh, bahkan dipandang sebelah mata.

Saya tidak tahu persis, kapan perkenalan itu dimulai. Hanya seingatku, waktu itu saya berumur 4 tahun. Belum masuk bangku sekolah. Bapaklah yang memperkenalkan saya dengannya. Waktu pertama perkenalan, ia masih begitu sederhana, tampilannya biasa-biasa saja. Tapi sesuai juga sih untuk seumuran saya ketika itu. Meski demikian, ia selalu mampu menarik perhatian saya dengan cerita-ceritanya yang menarik dan baru. Itulah mengapa saya semakin jatuh hati kepadanya.

Dalam kurun waktu kurang lebih 16 tahun itu, banyak kisah seru dan unik, mulai dari yang membahagiakan, menggelikan, sampai yang membuat mata ini tak mampu membendung air mata, semua itu telah memberikan warna pada setiap kisah perjalanan saya. Cerita sarat makna. Semakin bertambah usia saya, semakin jauh pula saya mengenal dirinya. Dengan penuh semangat saya jelajahi ruang jiwanya, karena ada beribu hikmah di dalamnya. Membuatku semakin jatuh hati kepadanya. Saya pun bersyukur bisa bersamanya.

Saya bukanlah tipe orang yang setelah merasakan manisnya, kemudian mencampakkan begitu saja setelah bosan. Saya sadar bahwa ia telah memberikan banyak hal pada diri saya. Cinta, kasih sayang, pelajaran, semangat, dan nasihat hikmah, Semua itu secara tidak langsung telah membentuk pribadi saya menjadi pribadi yang lebih baik. Insyaallah…maka tidak ada alasan bagi saya untuk melupakannya, lebih-lebih mencampakkannya. Sebagai balas budi, saya rawat ia setiap saat. Mengajakknya berjalan-jalan, dan mengikutsertakannya saat saya bepergian jauh. Karena saya sadar, ia telah membentuk saya menjadi pribadi yang kaya dan cerdas.

Jika saya boleh mengambil satu saja pelajaran dari persahabatan kami ini, maka saya akan tuturkan satu kata, “kejujuran”. Ya kejujuran, itulah resep jitu untuk sebuah persahabatan agar tetap langgeng. Tidak ada dusta di dalamnya. Pun saat ia bercerita atau menyampaikan ilmu. Apa yang ia sampaikan adalah kejujuran, dengan landasan yang cukup jelas dan kuat. Ia tidak pernah bosan menyampaikan ilmu-ilmunya kepada saya. Baik saat susah, sedih, maupun bahagia, ia tetap setia di sana. Saat yang lain seperti menjauh, ia malah datang mendekat, menghibur hati saya. Hingga saya lupa dengan masalah-masalah saya.

Ia adalah sosok yang cerdas, inspiratif, dan motivatif, serta informatif. Ia tidak pernah mengeluh meski berulangkali saya campakkan, tak pernah juga protes, meski kadang saya acuhkan. Sebaliknya, ia akan membalasnya dengan senyuman. Seakan hendak mengarahkan tangan ini untuk menikmati setiap lembar kisah perjalanan. Tentang dunia dan alam semesta. Luar biasa.

Uang yang saya keluarkan jelas tak sebanding dengan apa yang telah ia berikan pada hidup saya, kepada masa depan saya. Karena ia memang begitu berharga. Ya, terkadang saya memang harus mengeluarkan beberapa lembar uang agar bisa membawanya serta, pulang ke rumah. Saya akan sangat bahagia, ketika ia telah menjadi bagian dari hidup saya. Yang mengantarkan sukses saya. Saya akan memperhatikan dengan seksama kisah-kisahnya, ilmu-ilmunya, serta nasihat-nasihat bijaknya. Karena ia memang sangatlah berharga.

Darinyalah kedewasaan ini semakin matang terbentuk, darinya pula saya belajar memaknai hidup. Sungguh saya semakin mengenal Allah Ta’ala ketika menghabiskan waktu dengannya. Karena ia sahabat yang luar biasa. Maka tak ada kata lain yang pantas terucap dari lisan, selain ucapan terima kasih dan berjuta rasa syukur kepada sang Robbul izzati, atas nikmat yang luar biasa ini. Thank you Allah….thank you Allah….

44 thoughts on “MY BEST FRIENDS

  1. nakjaDimande

    seringkali, buku yang terbuka menjadi sahabatku di setiap sudut ruang..
    dan lebih sering lagi.. sahabat menjadi buku terbuka untukku,

    di sudut ini..

  2. hakimaza

    ah.. sudah lama aku meninggalkan sahabat lamaku itu. dulu.. dulu sekali.. saya begitu tergila-gila dengannya. kadang lapar tak kurasakan ketika bersamanya, waktu seolah berhenti ketika kugenggam dirimu..

    mas ahsin, sekalian koreksi untuk tautan saya (hakimaza): abahetika.blogspot.com menjadi hakimaza.wordpress.com

    jazakumullah..

  3. assalamu’alaikum..mas..

    semoga sahabat itu juga ada di setiap relung hati yang penuh kejujuran
    a nice reflection..

    >>wa’alaikum salam Wr. Wb.
    Amin. insyaallah sobat. jazakallah

  4. hahahaha

    temen2 sayah bloger semuah tuh

    sayah juga bangga punya temen kaya kang ahsin ini

    waw… sori bner mamen, baru bisa BW skarang
    n ade post baru di blog ane

  5. ceritapenulis

    Siapa ya…jadi penasaran aku………
    siapa? siapa? siapa/
    jadikan aku shabat aja …heheheheheh
    Siapa ya ????????????????
    Siapaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa????

  6. mas8nur

    Aku juga sudah tahu siapa temennya….soalnya aku sering ngintip kesini, hehehe…….jadi ketahuan kalo pas lagi mesra-mesra an.

  7. creativesimo

    sahabat sejati tak jauh-jauh kala kita ingin sendiri, tapi juga tak dekat-dekat kala kita ingin berdua…🙂

  8. bayu200687

    rangkaian kata yang indah..memberikan tanda tanya yang mengasyikan untuk pembaca…
    absurd, meski tak se absurd budi dharma…

    rigih.blogspot.com

  9. Maaf OOT..
    Sobat.. Mohon dkung aku di Contest ngeTop ngeTren yak..
    Caranya dengan memberikan komentar pada postingan ku itu,
    Thank b4..
    ========
    Irfan
    ========

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s