catatan kecil

SELAMAT JALAN


Satu hari yang lalu

Saat malam merangkak sunyi

Aku terdiam, dalam kebisuan malam yang tak pernah kuingini

Tubuh yang terbujur layu

Diatas pembaringan

Memecah kesunyian

Diamku lenyap, malam tidak lagi sunyi

Entah apa yang aku rasa

Air mata satu persatu menetes, mengalir

Semakin banyak, menggenang

Membumi, basah

Aku masih terpaku pada sosok perkasa

Antara nyata dan maya

Pada akhirnya aku menyadari

Bahwa itu adalah nyata.

Sambiroto, 2 Juni 2011

Advertisements

5 thoughts on “SELAMAT JALAN”

      1. bapak? abi?
        ayah antum ya?
        duh Innalillaahi wainna ilaihi rooji’uun..
        turut berduka semoga dijemput ALLAH dalam keadaan terbaik..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s