(TTS: Chapter 8) A Teacher With The Thousand Names

Standar

name-story“Yanda ganteng” sapa gavril pagi itu. saya hanya tersenyum mendengar sapaan bocah usia 8 tahun tersebut.  Sapaan itu menjadi semakin sering kudengar, sejak ia duduk di bangku kelas 3. Lebih tepatnya ketika saya menjadi guru bahasa inggrisnya di kelas 3. Meski Saya sudah mengenalnya sejak ia duduk di bangku kelas 1, tapi waktu itu saya tidak mengenal betul anak itu. selain saya masih berstatus sebagai guru magang, juga karena saya cuma beberapa kali masuk kelasnya sekedar mendampingi guru bahasa inggris  yang mengajar ketika itu.

gavril anak yang pandai dan lucu. Paling tidak itu menurut teman-teman kelasnya. “Gavril itu lucu ya Yanda.”celetuk salah satu teman kelasnya. Dia memang sering bertingkah polah aneh yang bikin orang melihatnya jadi gemes. Baiklah, kita tinggalkan kisah gavril. Sapaan Gavril yang akhir-akhir ini sering ku dengar mengingatkan ku pada peristiwa 1,5 tahun silam, saat aku menginjakkan kaki pertama kali sebagai guru magang di SD Al Azhar Syifa Budi Solo. Waktu itu, anak-anak kelas 6 menjadi murid terdekat saya. Mereka begitu antusias untuk mengenal saya. Mereka bertanya banyak hal tentang saya. Ketika saya masuk kelas,mereka berebut untuk mencium tangan saya. Terkadang saya berpikir, siapa saya. Mengapa mereka begitu menyukai saya, padahal kita baru berkenalan beberapa hari. Dan saya juga baru sekali dua kali masuk kelas mereka. Tapi itulah anak, terkadang sikap mereka begitu susah ditebak. Dan dari merekalah, seribu nama itu mulai kudengar satu persatu.

Waktu itu saat saya tengah berjalan di koridor lantai tiga, beberapa murid perempuan kelas 6 menyapa saya. Anehnya bukan nama saya yang di sebut, tapi nama orang lain. mereka memanggil saya, yanda Morgan. Saya sempat bingung, Morgan?? Siapa itu?? karena saya belum begitu mengenal mereka, pada akhirnya seulas senyum kutunjukkan sebagai responnya. Namun, hari-hari berikutnya panggilan itu semakin sering kudengar. Akhirnya aku mulai berbincang-bincang dengan mereka, dan kuperkenalkan namaku. “Nama saya yanda Muhsin, bukan yanda Morgan. Jadi  panggil saja yanda Muhsin.” Itulah Panggilan yang pertama kudengar  waktu itu. dan baru aku tahu kalau Morgan itu adalah salah satu personil boyband Smash. Sekelompok remaja yang lagi diganderungi oleh remaja masa kini termasuk murid-murid saya.  Anak-anak putra memiliki panggilan tersendiri, mereka memanggil saya Park Jie Sung, seorang pemain sepak bola asal korea selatan yang kala itu tengah merumput di klub Manchester United,  yang lain memanggil Park Chu Yong (saya tidak tahu siapa dia, tapi kata anak-anak ia adalah aktor laga asal china dan masih banyak sapaan aneh lainnya. semua mungkin karena mata sipit saya.  He..he..

Berbeda dengan murid-murid kelas 1 dan 2. Saat saya masuk ke kelas mereka, beberapa anak menyapa saya dengan panggilan Yanda China. Kata mereka saya mirip orang cina, sehingga di panggil yanda cina. Biasanya saya langsung mendekati anak-anak tersebut. Sambil tersenyum, saya menunjukkan kartu identitas profesi  yang tergantung di saku baju saya.  merekapun mulai mengeja nama lengkap saya, A-h-m-a-d  M-u-h-s-i-n. “iya, panggilannya yanda Muhsin.”kataku ramah. Tapi  tiba-tiba ada anak yang menyeletuk memplesetkan nama saya menjadi yanda musim hujan, yanda musim kemarau. Oh, lucunya mereka. He..he.. saya tanggapi saja candaan mereka, sambil menunjuk keluar jendela, saya berkata, “lihat, sekarang langit cerah. Insyaallah gak hujan dech?he..he..” merekapun tertawa lepas.

Masih banyak panggilan-panggilan yang sekali dua kali aku dengar keluar dari mulut anak-anak polos ini seperti  Yanda Jepang, Yanda kamus berjalan, yanda cengkring, yanda fun, Yanda Liverpool, key, dan lain-lain. bagi saya, panggilan-panggilan itu adalah sebentuk perhatian kecil mereka terhadap diri ini.  so, just make it fun.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s