catatan kecil

(TTS: Chapter 8) A Teacher With The Thousand Names


name-story“Yanda ganteng” sapa gavril pagi itu. saya hanya tersenyum mendengar sapaan bocah usia 8 tahun tersebut.  Sapaan itu menjadi semakin sering kudengar, sejak ia duduk di bangku kelas 3. Lebih tepatnya ketika saya menjadi guru bahasa inggrisnya di kelas 3. Meski Saya sudah mengenalnya sejak ia duduk di bangku kelas 1, tapi waktu itu saya tidak mengenal betul anak itu. selain saya masih berstatus sebagai guru magang, juga karena saya cuma beberapa kali masuk kelasnya sekedar mendampingi guru bahasa inggris  yang mengajar ketika itu.

Continue reading “(TTS: Chapter 8) A Teacher With The Thousand Names”

Advertisements