About Me, ARTIKEL, inspirasi

Saya Menulis, Maka Saya Ada


13029727_868576606603855_1709210705183733101_o

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”

-Rumah Kaca, h. 352-

(Pramoedya Ananta Toer)

Berkata-katalah, lambat laun menguap jua. Namun ketika engkau menuliskanya, sejatinya engkau tengah mendokumentasikan pemikiranmu dalam sebentuk tulisan yang tidak mudah menguap sebagaimana kata. Mungkin demikian yang hendak Pak Pram sampaikan lewat kutipan kalimat beliau di atas.

Continue reading “Saya Menulis, Maka Saya Ada”

Advertisements
catatan kecil

(TTS: Chapter 7) Fun Family Gathering


pantai sundakSabtu, 5 Januari 2013- Lagi-lagi mendung kembali menyelimuti kota solo yang mulai beraktivitas. Meski masih pagi, jalanan sepanjang Slamet Riyadi sudah penuh dengan kendaraan yang lalu lalang menuju tempat tujuan masing-masing. Pukul 06.30, saya dengan sepeda motor butut saya mulai melintasi jalanan kota solo dengan hati riang gembira. Alasannya sederhana, hari ini saya dan seluruh guru dan staf TA-TK-SD-SMP Al Azhar Syifa Budi Solo akan mengadakan refreshing ke Gunung Kidul. Daerah wisata yang menyuguhkan keindahan alam berupa pegunungan dan deretan pantai yang masih asri. Dan hari ini kami akan mengunjungi salah satu dari deretan pantai-pantai tersebut yaitu pantai Sundak. Acara bertajuk fun family gathering ini dimaksudkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi diantara keluarga besar Al-Azhar Syifa Budi Solo dan tentu saja sambil melepas penat setelah berbulan-bulan lamanya bergelut dengan pembelajaran di sekolah. Hmm…jadi gak sabar pingin segera menjamah pasir putih dan menikmati debur ombak yang menghempas pantai. He..he.. Continue reading “(TTS: Chapter 7) Fun Family Gathering”

catatan kecil

SURAT CINTA UNTUK SAHABAT


Satu tahun lebih ternyata kita telah merajut benang persaudaraan itu, diruang kecil bernama blog ini. Kau, aku dan kita semua saling berbagi kisah dan kasih. Bahagia, sedih, marah, jengkel, kecewa semua adalah rasa yang wajar dalam jalinan persahabatan. Entah mengapa semua itu terasa indah untuk dikenang. Karena persahabatan kita tulus, bukan begitu sahabat? insyaallah. Ibarat masakan dengan beraneka rasa: manis, asin, asam, bahkan yang pahit dan pedas sekalipun rasanya tetap enak dan tidak hambar, karena bumbu utamanya adalah cinta.

Sahabat, sungguh aku bersyukur atas persahabatan ini. Meski kita jauh, tidak saling bertatap muka bahkan berjabat tangan (ikhwan only), tapi lewat tulisan-tulisan ini kita akhirnya saling mengenal dan memahami. Aku bersyukur karena aku peroleh banyak manfaat di sini. Ilmu, pengalaman, motivasi, nasihat, inspirasi dan tentu saja sahabat, adalah nikmat yang lebih dari cukup sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengucap syukur kepadaNya. Thank U Allah…terima kasih Kau izinkan tangan ini untuk menulis setiap kata, otak kecil ini untuk terus berpikir dan menangkap inspirasi serta hati ini untuk senantiasa menemukan jalan cintaMu.

Sahabat, bukankah kita adalah makhluk sosialis yang saling membutuhkan satu sama lain, makhluk humanis yang memiliki rasa dan hasrat untuk mencintai dan dicintai. Dan dalam persahabatan, semua itu bias kita dapatkan. Maka bersyukurlah karena kita memiliki sahabat.

Sahabat, izinkan aku mengucap maaf untuk khilaf yang terkadang tidak aku sadari. Sungguh bukan maksud hati membuat kalian marah, tersinggung dan sedih. Namun, ego dan keterbatasan ilmu itulah sehingga terkadang hati, pikiran dan lisan tidak mampu berkompromi sehingga mengeluarkan bisa beracun yang sering kali tidak mengenal mangsanya.

Baiklah, kau, aku dan kita hari ini bertekad untuk menatap masa depan dengan penuh optimis, terus belajar, berpikir positif dan tidak akan menyerah pada kemunafikan. Dan aku, kau serta kita semua akan terus berusaha melawan nafsu dan tidak akan menggadaikan harga diri dengan kemunafikan.  Kita bertekad bersama-sama menggapai kemuliaan disisi-Nya, memperoleh kebahagian yang hakiki. Semoga kita bisa. Amin

catatan kecil

TOURING TO PACITAN


TOURING TO  PACITAN

Seru, mengesankan, melelahkan dan menguji kesabaran. Itulah kira-kira gambaran perasaan yang dapat saya tangkap dari sebuah perjalanan selama dua hari ke bukit pacitan. Sebuah perjalanan dalam usaha mencairkan pikiran setelah 2 minggu bergelut dengan soal-soal ujian semester, momentum ini sekaligus kami gunakan sebagai ajang bersilaturahmi, karena selain berwisata, kami juga mengunjungi rumah salah seorang dari teman kami.

Inilah perjalanan pertama saya ke daerah pacitan dengan mengendara sepeda motor. Sebuah perjalanan beratus-ratus kilometer dengan hanya berbekal uang 50.000 rupiah, yang mungkin hanya cukup tuk persediaan membeli bensin. Jadi gak perlu heran atau terkejut ketika perut ini berkali-kali melantunkan musik kelaparan. He..he…

Continue reading “TOURING TO PACITAN”

catatan kecil

PERISTIWA MALAM ITU


PERISTIWA MALAM ITU

Puuff.., klo memang dah menjadi garis takdir, tak akan ada yang mampu menghalangi rencana Allah. Demikian kira-kira kekuatan sebuah takdir. Segala apa yang terjadi pada diri seorang hamba, baik itu berupa kebahagian, musibah atau bencana, semuanya telah tercatat rapi dalam buku catatanNya. Seperti peristiwa yang belum lama ini terjadi pada diri saya. Berawal dari rasa penasaran bapak akan hasil pengumuman SPMB S1 PGSD anaknya, yang berencana melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Negeri. Anak ke3 dari empat bersaudara, kakak perempuan saya. Karena saya adalah anak terakhir ( sebelumnya kakak saya telah menyelesaikan program D2 PGSD) Sebenarnya saya telah melihat pengumumannya kemarin di Internet, tapi bapak tampaknya masih penasaran dan kurang puas klo tidak melihat sendiri hasilnya, apalagi setelah mendengar klo kakak telah mencoba melihatnya di internet, tapi gak ada hasil.

Continue reading “PERISTIWA MALAM ITU”

catatan kecil

KETENTUAN SELEMBAR KERTAS


KETENTUAN SELEMBAR KERTAS

Sebuah kalender duduk kecil berdiri membisu diatas meja belajarku, disampingnya, buku-buku pelajaran membentuk barisan memanjang rapi. Mata kecilku menangkap sebuah angka yang terlingkar dalam tinta merah, sembilan belas diantara rentetan angka-angka tertanggal, tepat dibawahnya beberapa rangkai kata membentuk sebuah kalimat yang berbunyi “pengambilan nilai ujian” tanggal 19 juni 2006 dan itu berarti…..

Continue reading “KETENTUAN SELEMBAR KERTAS”