(TTS:Chapter 9) Momo, I’m In Love

Standar

cropped-cropped-cropped-cropped-img_56801“Momo dimana yanda?” tanya anak-anak siang itu. Pertanyaan yang mulai akrab terdengar di telinga saya sejak beberapa hari terakhir ini. Sejak kehadirannya di hari pertama saya mengajar ketika itu, sosok Momo mendadak menjadi artis sekolah yang selalu dicari-cari oleh siswa-siswi saya. Banyak anak-anak yang antusias dan ingin berkenalan dengannya. Mereka pun saling berebut untuk bercakap-cakap, mencium,  dan berjabat tangan.

Lanjutkan membaca

(TTS: Chapter 8) A Teacher With The Thousand Names

Standar

name-story“Yanda ganteng” sapa gavril pagi itu. saya hanya tersenyum mendengar sapaan bocah usia 8 tahun tersebut.  Sapaan itu menjadi semakin sering kudengar, sejak ia duduk di bangku kelas 3. Lebih tepatnya ketika saya menjadi guru bahasa inggrisnya di kelas 3. Meski Saya sudah mengenalnya sejak ia duduk di bangku kelas 1, tapi waktu itu saya tidak mengenal betul anak itu. selain saya masih berstatus sebagai guru magang, juga karena saya cuma beberapa kali masuk kelasnya sekedar mendampingi guru bahasa inggris  yang mengajar ketika itu.

Lanjutkan membaca

(TTS: Chapter 7) Fun Family Gathering

Standar

pantai sundakSabtu, 5 Januari 2013- Lagi-lagi mendung kembali menyelimuti kota solo yang mulai beraktivitas. Meski masih pagi, jalanan sepanjang Slamet Riyadi sudah penuh dengan kendaraan yang lalu lalang menuju tempat tujuan masing-masing. Pukul 06.30, saya dengan sepeda motor butut saya mulai melintasi jalanan kota solo dengan hati riang gembira. Alasannya sederhana, hari ini saya dan seluruh guru dan staf TA-TK-SD-SMP Al Azhar Syifa Budi Solo akan mengadakan refreshing ke Gunung Kidul. Daerah wisata yang menyuguhkan keindahan alam berupa pegunungan dan deretan pantai yang masih asri. Dan hari ini kami akan mengunjungi salah satu dari deretan pantai-pantai tersebut yaitu pantai Sundak. Acara bertajuk fun family gathering ini dimaksudkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi diantara keluarga besar Al-Azhar Syifa Budi Solo dan tentu saja sambil melepas penat setelah berbulan-bulan lamanya bergelut dengan pembelajaran di sekolah. Hmm…jadi gak sabar pingin segera menjamah pasir putih dan menikmati debur ombak yang menghempas pantai. He..he.. Lanjutkan membaca

(TTS: Chapter 2) Me and my Life: The Story of New Purple Tie

Standar

Me and my Life: The Story of New Purple Tie!

Pagi itu, senin 3 oktober 2011. Pukul 06.15 seperti biasa saya sudah siap dengan seragam mengajar saya, baju biru lengan panjang, celana panjang warna biru tua, peci hitam dan yang tak kalah penting dasi warna ungu yang baru saya beli hari jum’at sebelumnya. Setelah semuanya dirasa siap, tas, handphone dan dompet telah disaku, sayapun melajukan kendaraan dengan kecepatan rata-rata menuju kota solo yang sudah mulai ramai oleh kendaraan.

Hari senin adalah waktunya upacara bendera. Pagi itu jadwal peserta upacara adalah kelas 2,3 dan 5. Kegiatan upacara memang dibagi menjadi dua kelompok, senin pertama kelas 1, 4 dan 6 sedang senin berikutnya adalah kelas 2,3 dan 5. Hal ini dikarenakan luas lapangan sekolah yang tidak mampu menampung jumlah siswa yang begitu banyaknya.  Maka diambillah keputusan untuk membagi peserta upacara menjadi dua kelompok besar yang melaksanakan upacara secara bergiliran.

Lanjutkan membaca

HUJAN TADI MALAM

Standar

HUJAN TADI MALAM

sejak sore kemarin langit memang sudah tampak tak bersahabat. mendung tebal mulai menebar kengerian. angin melantunkan lagu alam seperti biasanya. dengan nada yang pas. namun sungguh diluar dugaan, karena suasana ini menjadi penanda hadirnya angin yang menimbulkan rasa takut dan gundah tuk setiap insan.

ba’da isya’, sang angin mulai berulah. alunannya tidak setenang biasanya. ia mulai menampakkan ketidakhangatan. suaranya terdengar lebih menakutkan karena berpadu dengan alam. tentu saja hal ini kontan mengubah suasana hati dan jiwaku. beberapa saat setelah itu, telingaku menangkap suara lain yang lebih menakutkan, bergemuruh. semakin lama semakin jelas terdengar. seketika atap rumahkupun mulai basah oleh guyuran hujan lebat yang tengah bersekutu dengan sang angin, sehingga tidak beraturan.

Lanjutkan membaca