Agar mimpi tidak sekedar impian

Standar

Aku bermimpi rumah kecilku penuh dengan buku-buku tua, mereka terbang, menari dan berputar di langit-langit kamarku. Aneh, barisan kata tiba-tiba keluar dari balik buku-buku itu seperti kunci lagu yang keluar dari petikan gitar melodi. Tak terdengar suara, hanya hembusan angin yang mengalirkan kata-kata indah menembus kepala kemudian  bermuara di otak kecilku.

Aku kembali bermimpi, tiba-tiba jari-jari ini begitu lincah menggores kata. Seperti aliran air yang begitu tenang menelusuri tanah kehidupan. Ratusan ide melayang-layang di atas kepala, alhasil berlembar-lembar kertas penuh dengan goresan tinta kata.

Esok harinya akupun kembali bermimpi untuk yang kesekian kali melihat bidadari cantik tengah tersenyum diantara baris sajak yang kutulis. Indah nian senyumnya. Setetes cahaya Illahi mengalir ke relung jiwaku. Damai rasanya. Lengkaplah mimpiku.

Kedua mataku pun membuka diri seakan melebur mimpi. Aku kecewa karena semua hanya mimpi. Kulirik layar handphone, satu pesan masuk di ruang inbox, dari Mr. Inspirasi. Barisan huruf kapital merangkai sebuah kalimat,

“MILIKILAH IMPIAN, KEMUDIAN  BUAT IA MENJADI  NYATA . CUKUP TEKAD DAN KERJA KERAS. MAKA HAL YANG TIDAK MUNGKIN MENJADI MUNGKIN”

Maka saat itu aku tak ingin berlarut dalam kecewa. Aku tak ingin sekedar bermimpi, aku harus punya impian. Kemudian dengan keyakinan dan kerja keras kan kurealisasikan setiap impian itu sehingga menjadi nyata.

9 thoughts on “Agar mimpi tidak sekedar impian

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s